Thursday, April 29, 2010

Settingan Router Ntuk Admin Pemalas...

Setelah lama menggunakan mikrotik, baik itu ntuk bridging, ntuk AP, untuk Limitier. Baru skarang sadar, mikrotik itu membuat kita(para Admin/NOC Network) jdi malas. Karena menggunakan mikrotik sangatlah mudah. Apalagi sudah lama berkutat dengan network, tidak seperti dlu waktu masih menggunakan server dengan FreeBSD, atau open source yang lain. Yang terkadang harus install ulang karena kesalahan kernel waktu setting salah satu sourcenya.

Menggunakan mikrotik tinggal masuk terminal reset config dah setting default lgi....
Atau waktu kita gunain RB sebagar AP, klo lupa password tinggal turunin perangkat trus reset hardware, tidak seperti waktu menggunakan PC-Router yang mengunakan FreeBSD, harus di install ulang.

Apalagi Mikrotik ada sourcenya yang untuk settingnya dengan tampilan dah tindak pake base text lgi.

Langsung aza dech bisa ga terlalu panjang atau menggurui rekan-rekan.
Jadi rencananya seperti ini.

Kita mendapatkan IP network dari ISP 172.20.16.0/29

Set ether0
Ip address add address 172.20.16.2/29 interface=ether0
perintah di atas maksudnya : ether0 atau interface0 atau dalam bahasa gaulnya lan card yg terkoneksi ke gateway di set dengan ip 172.20.16.2 (ip tersebut masih satu range dengan ip gateway, jadi lihat ip gatewaynya)

Set gateway
Ip route add gateway set gateway=172.20.16.1
perintah di atas maksudnya : ip 172.20.16.1 di set menjadi gateway

Set dns
Ip dns set primary-dns=172.20.16.11
perintah di atas maksudnya : ip 172.20.16.11 di set primary dns

Jika seting di atas sudah selesai, seharusnya kini mikrotik telah terkoneksi ke internet. Untuk menge-cek apa sudah konek internet atau belum, coba ping ke yahoo atau google, dengan perintah
ping google.com atau ping yahoo.com
jika reply berarti sudah konek, jika belum mungkin ada yg salah, ulangi lagi langkah tadi dari awal.

Selanjutnya seting ether1 yg terkoneksi ke jaringan lokal atau client.

Set ether1
Ip address add address =192.168.10.1/27 interface=ether1
perintah di atas maksudnya : ether1 atau interface1 atau dalam bahasa gaulnya lan card yg terkoneksi ke jaringan lokal di set dengan ip 192.168.10.1 (ip tersebut yg nanti akan digunakan sebagai gateway client/lokal)

Terakhir yg ga boleh lupa Set masquerade
IP firewall nat add chain=srcnat action=masqurade out-interface=ether0

Jika langka di atas sudah selesai, sekarang tinggal konfigurasi ip address, gateway dan dns di client. Ip address gunakan yg masih dalam range ether1 di mikrotik seperti pada contoh di atas misal 192.168.10.2 - 192.168.10.30, gateway gunakan ip ether1 mikrotik yaitu 192.168.10.1, dns gunakan ip ether1 mikrotik 192.168.10.1, karena network dalam jaringan hanya bisa sampai 30 komputer client saja.

Selesai.
Selamat mencoba.

No comments:

Post a Comment