Sunday, April 25, 2010

To All the Girls I Loved before

To All Women in the World
Khususnya My Mom and My Wife
(ini bukan puisi lho...)

Kekuatan seorang Wanita adalah….
(Ini penilaian dari diri saya sendiri lho)

Bukan terletak pada Kariernya,
Jabatannya, Profesinya
Bukan pada kekuasaannya,
Pendidikannya, Gelar2nya
Bukan pula terletak ketika dia menjadi
Polisi, Tentara, Atlet, dll

Akan tetapi, Kekuatan Seorang wanita,
adalah ketika ia menjadi Seorang istri…
Dan menjadi seorang Ibu…

Ketika dia Menjadi Seorang Istri
Ketika dia “melepaskan” Keluarga yang
sudah membesarkannya
Ketika dia “melepaskan” teman-temannya,
sahabat-sahabatnya
Ketika dia “melepaskan” para mantan
kekasihnya
Ketika dia “melepaskan” kariernya,
posisinya, Jabatannya
Ketika dia “melepaskan” Hal-hal yang
dulu disukainya
Malah memilih untuk melakukan
pekerjaan rumah tangga
Mencuci baju dan menyeterika
Mengelap dan membersihkan perabotan
Menyapu dan mengepel lantai
Mengosek WC, dan lain-lain
Membuat tangannya yang halus lentik
menjadi agak kasar dan berkuku pendek
Belajar memasak, yang kadang baru
dilakukan seumur hidupnya
Ketika dengan sabar, “Makan hati”
melihat kemalasan suaminya
Ketika dengan sabar, berusaha memahami
mertua, walaupun benci setengah mati
Hanya untuk bersama suaminya
Membangun Keluarga Baru yang Mandiri

Ketika dia menjadi Seorang Ibu
Ketika bersusah payah untuk hamil
Ketika berbahagia mengetahui dirinya
hamil
Ketika mulai mengalami mual dan “morning
sickness”
Ketika memaksakan minum susu, walaupun
tidak suka
Menjaga pikiran dan perkataanya, biar
tidak “kualat”
Ketika kakinya mulai bengkak, bahkan
Varises
Ketika Wajahnya mulai berjerawat dan
hidungnya membesar
Ketika tubuhnya mulai membengkak dan
susah bergerak
Ketika bersusah-payah mengandung
bayinya selama 9 bulan lebih
Akan tetapi dia tetap berusaha melakukan
pekerjaan rumah tangga
Bahkan tetap “melayani” suaminya yang
tak tahu diri...
Ketika mempersiapkan segala sesuatunya
untuk kelahiran sang bayi
Baju, botol susu, ranjang, bedongan,
peralatan mandi, kamarnya, dll

Ketika Ketakutan waktu mau melahirkan
karena mau dioperasi Cesar
Ketika kedinginan sampai giginya
gemeletuk karena ketakutan mau dioperasi
Ketika berusaha bangun secepatnya,
sambil menahan sakit karena luka bekas operasi
Ketika berusaha memerah susu dan
menyusui sampai sakit, karena keluar susunya sedikit
Bahkan sampai puting susunya lecet
dan berdarah
Ketika kurang tidur, karena selalu
bangun tengah malam untuk menyusui
Maupun untuk membersihkan tahi dan
kencing waktu mengganti popok
Ketika tetap menggendong bayi sampai
tidur walaupun dirinya sendiri lelah karena kurang tidur
Ketika bersusah payah memberikan
makanan yang bergizi dan susu yang mahal
Ketika menghemat uang belanja pribadi,
untuk kebutuhan keluarga
Ketika dengan sabar, mengajarkan anak
berjalan, mengajak main, menggendong anak kemana-mana
Mengantarkan anak sekolah
Mencarikan dan membelikan mainan untuk
anak
Semua dilakukan untuk keluarga
Bahkan sampai melupakan diri sendiri

Dan ketika anak-anaknya sudah besar
Dia harus melepaskan mereka
Agar mereka bisa berkembang dan
berkeluarga sendiri
Dan diapun kembali kepada suaminya
Yang sudah mulai tua, buncit dan
membotak
Hanya untuk setia sampai mati
Dalam susah maupun senang, kaya maupun
miskin
Sehat maupun sakit, waras maupun gila
Sampai Maut memisahkan mereka

Boys will always be boys, karena
mereka tidak pernah mengandung dan menjadi Ibu
But a Girl wil become a Wife, and a
Mother...!
That’s why my friends, Hormati dan Hargailah
para Wanita
Karena tanpa mereka, tidak ada satupun
Manusia yang dilahirkan!

Bagi Ibuku dan Istriku
I Love You Full…!!!

1 comment: